sdtoto.id, Dalam psikologi, terapi yang umum digunakan untuk menangani kecanduan judi adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT). CBT adalah metode terapi yang menggabungkan terapi kognitif dan terapi perilaku, yang bertujuan untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan negatif seseorang.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghentikan kecanduan judi online:
1. Mengubah Pola Pikir (Cognitive Restructuring)
Hapus keyakinan “sekali lagi pasti menang”, karena judi online dirancang untuk merugikan pemain.
Pahami bahwa kemenangan hanya bersifat sesaat dan pada akhirnya pemain akan mengalami kerugian lebih besar.
Baca Juga : memprihatinkan-hampir-500-ribu-pelajar-di-indonesia-terpapar-judi-online
Sadari bahwa berhenti sekarang lebih baik daripada terus tenggelam dalam hutang dan masalah finansial.
2. Mengubah Perilaku (Behavior Modification)
Kurangi penggunaan gadget dan internet agar tidak tergoda mengakses situs judi online.
Blokir semua aplikasi dan website terkait judi online untuk menghilangkan akses.
Isi waktu luang dengan kegiatan produktif, seperti olahraga, membaca, atau melakukan hobi lain.
Hindari lingkungan yang mendorong perjudian, termasuk teman yang masih aktif berjudi.
3. Mencari Dukungan Sosial
Bicarakan masalah kecanduan kepada keluarga atau teman dekat agar mendapatkan dukungan moral.
Bergabung dengan komunitas rehabilitasi kecanduan judi untuk berbagi pengalaman dan solusi.
Jika sudah parah, cari bantuan profesional (psikolog atau psikiater) untuk mendapatkan terapi lebih lanjut.
Jangan Pernah Coba-Coba!
Diana menekankan bahwa pencegahan adalah langkah terbaik.
“Saya sangat menyarankan untuk tidak pernah mencoba bermain judi online, sepenasaran apa pun Anda. Kita tidak tahu sejauh mana kita bisa mengontrol diri nantinya.”
Banyak orang yang awalnya hanya coba-coba, tetapi akhirnya terjebak dalam lingkaran setan kecanduan.
Kecanduan judi online tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang-orang terdekat.
Jika seorang ayah kecanduan judi online, ia bisa kehilangan peran sebagai kepala keluarga karena terlalu fokus berjudi.
Baca Juga : ppatk-ungkap-aliran-dana-judi-online-indonesia-ke-negara-asean
Jika seorang mahasiswa kecanduan judi online, ia bisa gagal dalam studinya karena lebih memilih bermain daripada belajar.
Jika seorang pekerja kecanduan judi online, ia bisa kehilangan pekerjaannya karena menggunakan uang gaji untuk judi.
Kesimpulan
Judi online bukan hiburan, tetapi jebakan finansial dan psikologis yang merusak kehidupan.
Mengatasi kecanduan judi online membutuhkan perubahan pola pikir, perilaku, serta dukungan sosial.
Pencegahan adalah langkah terbaik: jangan pernah mencoba judi online!
Jika Anda atau orang terdekat mengalami kecanduan judi online, segera cari bantuan!