sdtoto.id– Polisi Jepang baru-baru ini mengadakan survei pertama terkait judi online dan menemukan bahwa sekitar 3,36 juta orang di negara tersebut berpartisipasi dalam taruhan di kasino online. Total nilai taruhan tahunan diperkirakan mencapai 8,4 miliar dolar.
Dilansir dari NHK pada Sabtu, 15 Maret 2025, survei yang dilakukan oleh Badan Kepolisian Nasional ini melibatkan lebih dari 27.000 responden berusia 15 hingga 79 tahun. Berdasarkan hukum Jepang, perjudian daring dilarang, meskipun banyak situs judi berbasis di negara lain yang melegalkannya.
Hasil Survei: Jumlah Pemain dan Pengeluaran
Baca Juga : mayoritas-pemain-judi-online-di-indonesia-dari-kalangan-berpenghasilan-rendah-berapa-nominal-taruhan-mereka
Dalam hasil survei, sekitar 2 persen responden mengaku saat ini menggunakan situs judi online Diperkirakan sekitar 1,97 juta orang aktif bertaruh di platform tersebut di seluruh Jepang. Jika termasuk mereka yang pernah berjudi daring di masa lalu, jumlahnya mencapai sekitar 3,37 juta orang.
Dari 500 responden yang berjudi daring, rata-rata pengeluaran mereka mencapai sekitar 52.000 yen per bulan, atau setara dengan 350 dolar. Secara keseluruhan, total nilai taruhan tahunan di Jepang mencapai sekitar 1,24 triliun yen atau 8,4 miliar dolar.
Dampak dan Kesadaran Publik
Baca Juga : terus-berantas-judi-online-kominfo-takedown-hampir-1-juta-konten
Sebanyak 60 persen dari mereka yang saat ini berjudi daring atau pernah melakukannya mengaku mengalami kecanduan judi. Selain itu, 46 persen mengaku pernah meminjam uang dari layanan pembiayaan, keluarga, atau kenalan untuk berjudi. Kedua kecenderungan ini lebih sering ditemukan pada generasi muda.
Dalam survei yang melibatkan 7.000 pengguna dan nonpengguna kasino daring, 44 persen menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui perjudian daring adalah ilegal di Jepang.
Badan Kepolisian Nasional menyimpulkan bahwa perjudian ilegal semakin marak dan menganggapnya sebagai masalah serius. Oleh karena itu, pihak kepolisian berupaya meningkatkan kesadaran publik tentang larangan kasino daring di Jepang serta memperketat pengawasan terhadap aktivitas ilegal ini.